6DEWA - “ emangnya gua takut , sama eloe , biar eloe anak orang kaya gua gak takut “ kata anak muda berseragam putih abu abu itu . Tiba tiba , satu pukulan telak mendarat di pelisisnya , anak muda itu terjatuh , tapi dia tak mengalah , kakinya segera balas menendang .
Dua orang temannya langsung mengeroyok pemuda itu . Saat itu keamanan sekolah datang , dua orang di antaranya , kabur . dan satpam melerai perkelahian itu . Mereka berdua di bawa ke kantor kepala sekolah .
“ Tommy , Tommy lagi lagi kamu , mau jadi apa sih kamu ?” kata kepala sekolah itu .
“ dia yang mengejek saya dulu pak “ kata Tommy . Kepala sekolah itu melihat anak cowok yang satu itu . “ siapa nama kamu ?’ tanya kepala sekolah .
“ Hendra , pak “ jawabnya . “ kalian tahu kan , di sekolah ini di larang keras berkelahi “ kata kepala sekolah itu lagi . Kedua murid itu menjawab “ ngerti , pak “ .
“ sekarang , masing masing advance up seratus kali , ayo kamu dulu Hendra “ kata kepala sekolah itu . Hendra pun mulai melakun advance up . Sedang Tommy berdiri melihatnya Setelah hitungan ke 80 , Hendra tak kuat lagi . “ ok sudah , jangan coba coba berkelahi lagi yah , kamu balik ke kelas , dan kamu Tommy ayo kamu advance up “ kata kepala sekolah itu .
Tommy pun mulai , advance up “ satu , dua ..” . Ketika Henrda sudah keluar dari ruangan kepala sekolah , Tommy berdiri , lalu berjalan ke daybed . Dia duduk di daybed panjang di ruang kepala sekolah itu . Menyalakan rokok dan menghisap rokok itu.
“ memang tuh anak ngapain eloe sih , sampe eloe gebukin “ kata kepala sekolah itu .
“ ah , ceweknya gua godain , dia ngak seneng , ngatain gua sok kaya , belagu “ jawab Tommy .
“ Tommy , Tommy , emang , k-o-n-t-o-l eloe gak bisa liat jidat mulus yah , udah berapa banyak , eloe perawanin murid murid gua , masih gak puas ..” kata kepala sekolah itu tertawa tawa . “ ah , sama , kayak eloe engak aja ..” jawab Tommy .
Tiba tiba pintu ruang kepala sekolah itu terbuka , dan masuklah , seorang gadis berseragam SMU , yang cantik rambutnya pirang sebahu , dan pakaiannya pun adult . Dia duduk di samping Tommy “ eloe berantem yah , kenapa ?” tanyanya .
“ biasa , Rin kalau gak soal kalah balapan , yah soal cewek “ kata Kepsek itu . “ ah udah deh , gua lagi BT nih “ kata Tommy yang langsung meninggalkan ruang kepsek itu . Rini berjalan ke pintu , lalu mengunci pintu . “ pak authority , saya mau tanya kalau m-e-m-e-k saya tiba tiba basah itu kenapa yah “ kata Rini dengan aught genit .
“ ha ha ha , ada dua kemungkinan , satu , m-e-m-e-k eleo lagi gatel , dua , eloe lagi butuh uang “ jawab kepsek itu . “ ah , pak authority jahat ih “ kata Rini dengan manja dan memeluk kepala sekolah itu .
Kemudian mereka berjalan ke daybed , kepala sekolah itu duduk di daybed , sedang Rini berdiri di hapadannya . Rini perlahan mengangkat rok mininya , memperlihatkan ke mulusan paha putihnya , yang di ujung pangkalnya tertutup celana dalam hitamnya .
“ pak authority , coba di periksa pak “ kata Rini tertawa dengan genitnya . Jari kepala sekolah itu langsung merabai selangkangan celana dalamnya . Tubuh Rini mengelijing “ oh , iyah di situ pak , yah di situ aduh enak terus pak authority “ katanya menceracau .
Jari jari itu terus bermain di selangkangan Rini , nafsu ABG ini terus meningkat . Dia pun perlahan membuka celana dalamnya , menujukan celana dalam itu pada kepsek itu
“ lihat nih , basahkan pak authority “ katanya , lalu dia duduk , membuka lebar kakinya , memperlihatkan vaginanya yang basah dengan bulu bulu halus di bukit vaginanya .
“ pak , jilatin bell , lagi pengin nih “ katanya lagi . Kepala sekolah itu pun menjilati vagina muridnya , membuat tubuh Rini mengelijing , menikmati sentuhan lidah gurunya di klitorisnya . “ Ohh , enak.. enakk “ desah Rini .
Jarinya juga memasuki liang sagama Rini , bergerak bergetar , membuat Rini mendesah desah . Di tambah rangsangan di klitorisnya , jari jari gurunya , bekerja lebih cepat . juga lidahnya , yang terus membuat klitorisnya membesar .
Rini tak bisa menahan , tubuh ABG ini mengejang . “ ohh aku keluar “ jeritnya .
Kepala sekola itu , membuka celananya dan penis besar dan hitamnya mencuat keluar . Penis yang sudah ngacung tegang , itu di dekatkan ke wajah Rini . “ eh , ngak mau , saya kan gak lagi butuh duit , masukin aja ke m-e-m-e-k “ kata Rini . Kepala sekolah itu tersenyum .
Tangannya membuka beberapa kancing baju seragamnya , menyingkap bra hitam Rini ke atas , meremas remas dengan lembut buah dada Rini yang montok . Lidahnya menjilati putting susu Rini . “ ohh , udah pak authority , Rini mau di e-n-t-o-t aja “ katanya .
Penis besarnya itu perlahan di gesek ke selangkangan Rini . Tubuh Reni pun mengelijing ke gelian “ ohhh , masukin aja ..” . Kepala penis itu mulai melesak masuk . Sepertinya vagina Rini yang baru berumur 17 tahun sudah terbiasa dengan penis besar . Penis itu masuk dengan mudah , membuat mulut cantik gadis itu mendesah .
Penis itu bergerak , keluar masuk , menekan , memberi kenimatan bagi ABG ini . Kepala sekolah itu pun begitu menikmati vaginanya . Matanya terpejam , dan dia mendengus nafsu . Goyangannya terus menjadi cheat , membuat Rini makin mengerang nikmat .
“ ohh , terus pak authority , terus saya hampir keluar nih ..” begitu erang Rini , yang sangat membuat kepsek itu bernafsu . Hampir lima belas menit , kepsek itu memblender vagina Rini , sampai Rini mendapat orgasmenya , yang di ikuti gurunya .
Mereka kelelahan , dengan tissue , kepala sekolah itu melap sperma yang mengalir keluar dari vagina Rini . Mereka pun berciuman .
Setelah merapikan pakaiannya , Rini kembali mencium gurunya , “ sudah yah pak authority , Rini mau belajar dulu yah “ katanya dengan centil .
Kepala sekolah itu masih , melihat pinggul Rini yang bergoyang , gadis SMU yang cantik dan adult itu berjalan meninggalkan ruangannya.
Kepala sekolah itu , duduk kembali di bangku kerjanya . Tangan memutar mutar sebuah ballpoint , matanya menatap langit langit ruangannya . Terdengan pintu ruanganya di ketuk . “ yah , masuk “ kata kepsek itu . “ oh , bu Hilda , ada apa bu “ tanya kepsek itu .
“ begini pak Karta , Rini , murid kelas 2 itu , tadi masuk kelas terlambat setengah jam , dia berkata , dia di panggil menghadap bapak , apa benar pak ? “ tanya bu Hilda .
“ masalah itu , itu benar , saya memanggil dia kemari “ jawab kepsek yang bernama Karta itu .
Bu Hilda mengerutkan dahi , lalu dia berkata lagi “ maaf , apa bapak tahu kelakuan dia ? “ . “ kelakuan ? maksud bu Hilda “ tanya pak Karta . “ Rini ini , sepertinya dia nakal pak , di kelas juga susah di atur , kelakuannya buruk , mirip mirip.. “ bu Hilda menghentikan kata katanya . Yang di teruskan pak Karta “ pelacur “ .
Bu Hilda menatap pak Karta . “ saya bisa maklum , bu Hilda authority baru disini , ada beberapa murid yang seperti Rini “ kata pak Karta . Bu Hilda terdiam , dia sepertinya
bingung . “ murid pria yang bernama Tommy , Boy , dan Alex , jangan di ganggu , murid wanitanya Rini dan Sisca , juga jangan di ganggu “ kata pak Karta .
Bu Hilda sepertinya kaget ,mendengar apa yang di ucapkan pak Karta . “ mengapa harus demikian , pak Karta , kita ini pendidik , kita berkewajiban memdidik mereka “ .
“ kita pekerja bu Hilda , menjadi pendidik itu profesi yang kita pilih , dengan tujuan mendapatkan gaji , uang “ kata pak Karta . “ yah , tapi kita di gaji untuk mendidik “ bantah bu Hilda .
“ Tommy , Boy dan Alex , mereka adalah pemilik sekolah ini , orang tua mereka berpatungan mendirikan sekolah ini , saya tidak mau kehilangan pekerjaan saya , gaji saya besar disini “ terang pak Karta . “ orang pandai , harus bisa mengikut arus , jangan melawan arus “ begitu nasehat pak Karta pada bu Hilda , authority muda yang berwajah ayu ini .
Bu Hilda , tampaknya kurang puas dengan jawaban pak Karta , “ baiklah pak , saya permisi “ . Kembali pak Karta duduk bermalas malasnya di kursi kebesaranya .
Jam istirahat tiba , terlihat dua ABG centil itu berjalan ke kantin . Mereka duduk memesan dua botol minuman bersoda . Ada seorang murid cewek lain yang duduk sendiri , sambil meminum es teh . Dia memakan bekal yang di bawa dari rumah .
Beberapa teman temannya , yang juga datang , lalu mengejeknya . “ eh lihat nih , ada anak gembel , kacian deh , makan aja bawa dari rumah , pantes aja uang sekolahnya belum bayar “ . Mereka dengan keji mengejek temanya yang miskin itu .
Sisca yang tak tahan kupingnya menghapiri tiga anak gadis yang sedang mengejek temannya itu . “ eh , pecun , eloe gak punya gawe yah , orang lagi makan di ledekin “ bentak Sisca . Seorang dari cewek itu , melotot pada Sisca , “ eloe tuh yang perek “ katanya sewot . Tangan Sisca , melayang mendarat di pipinya “ eleo anak baru , eloe belum kenal gua siapa yah “ .
Temannya segera menarik tangan temanya , mengajaknya pergi dari situ , tapi cewek yang telah merasakan tamparan Sisca , tampaknya masih dendam , matanya terus melotot pada Sisca yang akhirnya dia juga pergi .
Sisca kembali pada tempatnya . “ ngapain sih eloe , ikut campur urusan orang , getel loe yah “ kata Rini . “ sebel gua , belagu banget tuh perek perek “ katanya . Rini cuma tersenyum . Anak ABG yang merasa di tolong menghapiri mereka “ kakak , maaf yah , merepotkan “ katanya .
“ ah , gak apa apa koq , nama eloe siapa ?” kata Sisca . “ Rika “ jawabnya singkat . “ oh , emang benar eloe belum bayar uang sekolah “ kata Sisca lagi . Rika mengangguk . “ belum di kasih sama ancestor saya , belum punya uang “ katanya .
“ loh , emang eloe gak tahu , di sini apa apa juga mahal , jajan mahal , uang sekolah juga mahal..“ kata Sisca . “ Saya dapet beasiswa , dari sekolah saya yang dulu “ katanya .
“ wah , berarti eloe pinter yah “ kata Sisca . Rika hanya tersenyum. “ hmm , hidup itu mudah , apa lagi eleo punya tampang , gua juga anak orang susah , tapi asal eleo bisa bergaul , eloe gak bakalan di hina , eloe bisa punya duit banyak “ kata Sisca .
“ maksud kakak , bergaul bagaimana “ tanya Rika penasaran .
“ yah , asal eloe mau ja.. “ kata kata Sisca terpotong , Rini menginjak kakinya . “ udah Rika , ini gua pinjemin eleo duit “ kata Rini sambil memberinya 5 lembar uang lima puluh ribuan . Dengan agak ragu Rika menerima uang itu . “ terima kasih kak , tapi saya tak tahu kapan bisa bayarnya “ kata Rika .
“ kalau ada eloe bayar , kalau gak ada yah udah , gak usah di pikirkan “ kata Rini . Rika tersenyum “ kak , maksud kakak tadi , bagaimana supaya saya tidak di hina lagi , supaya saya bisa punya duit , gimana kak ?” tanya Rika penasaran .
Rini dan Sisca saling berpandangan . >>>
Seorang murid tampak berjalan menaiki tangga yang menuju lantai dua . Kakinya melangkah , melewati anak tangga itu satu persatu . Dia mengetuk pintu ruang kepala sekolah . “ ya masuk “ terdengar suara yang mempersilakan dirinya masuk .
“ selamat abscessed pak , bapak memanggil saya “ katanya . Pak Karta melihat sosok gadis ABG yang cantik ini . Langsing berkulit putih , tak heran Tommy terpincut . “ kamu yang bernama Lina “ tanya pak Karta yang sedang memegang sebuah kamera agenda . “ yah , pak saya Lina .“ jawabnya .
“ begini Lina , saya dengar kamu sudah punya pacar yang bernama Hendra yah “kata Pak Karta . Lina tersipu “ cuma , teman pak “ jawabnya malu malu . “ ok , tak masalah , tapi saya dengar , kamu berciuman di WC sekolah , dan ada beberapa murid yang melihatnya , ini contoh yang tak baik “ kata pak Karta .
![]() |








0 comments:
Post a Comment